Penyebab Keputihan Berwarna Coklat, Kemungkinan Penyakit dan Solusinya

Keputihan berwarna coklat bisa bermacam-macam. Yang pasti, keputihan dengan warna coklat tidak seperti keputihan normal baik itu disertai dengan keluhan lain seperti gatal atau tidak. Cairan bening sangat kontras dengan warna coklat, tapi kita tidak bisa langsung berpikir bahwa ini pertanda buruk. Nah, di sini, kita akan mengetahui apa yang menyebabkan keputihan berwarna coklat dan bahaya yang mungkin kita hadapi. 

keputihan berwarna

Keputihan Berwarna, Inilah Sebab Keputihan Dengan Warna Cokelat

Meskipun bisa dikatakan keputihan yang berwarna coklat tidak normal, kita tidak bisa menyimpulkan begitu saja bahwa ada yang tidak beres dengan diri kita. Kita harus menelusuri penyebabnya terlebih dahulu sebelum menyimpulkan. Salah satu penyebabnya adalah periode haid Anda. Jika warna coklat terjadi setelah datangnya fase menstruasi, makan cairan coklat bisa dikatakan normal asal tidak disertai dengan bau dan keluhan lain seperti gatal. 

Warna coklat muncul karena sisa darah haid dibersihkan dan diluruhkan. Selain itu, bisa juga penyebab keputihan berwarna coklat lainnya adalah pendaharan karena implantasi janin dan ini tergolong keputihan normal. Bahkan, warnanya bisa saja tidak coklat, tapi merah atau merah muda. Jika keputihan yang Anda alami terjadi selama 10 sampai 14 hari setelah pembuahan, maka dipastikan keputihan yang Anda alami tidak menjadi masalah. 

Sebaliknya, ini kabar baik karena Anda sedang mengalami fase awal kehamilan. Sebab lain adalah atrofi vaginitis yaitu kondisi tubuh yang kekurangan hormon estrogen. Keputihan dengan warna coklat disebabkan oleh turunnya produksi caira lubrikasi dan rusaknya jaringan otot. Yang Anda rasakan saat berhubungan intim adalah rasa nyeri pada vagina karena kekeringan lubrikasi dan keluarlah keputihan berwarna coklat.

Bahkan bisa saja, warna yang muncul adalah warna kuning disertai dengan bau busuk. Penyebab keputihan berwarna coklat yang paling membahayakan adalah kanker serviks. Untuk lebih mudah mengenali bahwa keputihan ini adalah kanker, Anda bisa melihat tanda-tanda lain yang muncul, antara lain berkurangnya nafsu makan, turunnya berat badan secara drastis, kelelahan yang berlebihan dan rasa sakit di bagian tungkai dan pinggul.
Baca Juga : Kupas tuntas manfaat dan bahaya pemakaian Crystal X

Penyakit yang Timbul dan Solusinya

Apakah ada solusinya mengatasi keputihan seperti ini? Tentu ada, tapi kita harus tahu apa penyebabnya terlebih dahulu sehingga pengobatan yang dilakukan tepat sasaran. Yang paling memahami kondisi kesehatan Anda adalah dokter. Dokter akan membantu Anda mengetahui penyebab keputihan berwarna coklat yang Anda alami. 

Keputihan dengan warna coklat yang disebabkan oleh kanker serviks tidak bisa langsung terdeteksi. Setelah sampai pada stadium lanjut, baru bisa dikenali bahwa warna coklat yang muncul adalah kanker. Solusinya adala hdengan kemoterapi, operasi atau radiasi. 

Sedangkan, jika warna coklat dari keputihan karena penyakit menular seksual, Anda bisa jadi harus mengkonsumsi antibiotik. Dokter Anda akan mendiagnosa secara tepat dan memberikan obat untuk mengatasinya. Sebab warna coklat bisa saja merupakan bakteri vagina yang bergerak ke dalam rahim. Akibatnya, Anda bisa terkena penyakit pelvis inflammatory disease atau penyakit inflamasi panggul.


Penularan penyakit ini melalui hubungan seksual. Tanda-tandanya bisa dilihat dari perubahan warna keputihan yang dulunya normal (bening, tanpa warna) menjadi kecoklatan dan disertai dengan tanda lain seperti kram menstruasi, demam dan rasa nyeri ketikan berhubungan seks dan terjadi pendarahan setelahnya.Solusinya adalah dengan berkonsultasi dengan dokter dan Anda harus melakukan rekomendasi dokter. 

Jadi, warna coklat saat keputihan bisa menjadi kabar baik atau kabar buruk. Untuk mengatahui lebih pasti, Anda tidak bisa mendiagnosa sendiri. Dokter lah yang akan melakukannya berdasar pada penyebab keputihan berwarna coklat.

0 Response to "Penyebab Keputihan Berwarna Coklat, Kemungkinan Penyakit dan Solusinya"

Posting Komentar